Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesiateks adalah naskah yang berupa kata-kata asli dari pengarang.[1]

Pengertian teks dari beberapa ahli[sunting | sunting sumber]

1. Alex Sobur (2004)[sunting | sunting sumber]

Teks sering ditafsirkan sebagai serangkaian karakter atau tanda yang ditransmisikan dari pengirim ke penerima melalui suatu media atau kode tertentu.Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah atau memiliki nama yang salah.

2. Eriyanto (2001)[sunting | sunting sumber]

Menurut Eriyanto, Teks cenderung sama dengan wacana, perbedaannya yaitu teks hanya dapat disampaikan dalam bentuk tertulis saja. Sedangkan, untuk wacana dapat disampaikan dalam bentuk lisan atau tertulis.[2]

3. Luxemburg[sunting | sunting sumber]

Menurut Luxemburg, Teks merupakan sebuah ekspresi dengan sintaksis pragmatis yang didalamnya berbasis konten, dan menjadi satu kesatuan, yang mana teks dartikan sebagai sesuatu yang merupakan penjelasan untuk suatu hal.[3]

Macam-macam teks dalam bahasa Indonesia[sunting | sunting sumber]

1. Teks Anekdot[sunting | sunting sumber]

Anekdot merupakan salah satu jenis teks yang didalamnya menceritakan peristiwa-peristiwa lucu, konyol, atau bahkan menjengkelkan sebagai bentuk dari krisis yang ditanggapi dengan reaksi.

Struktur teks anekdot[sunting | sunting sumber]

  • Abstraksi
  • Orientasi
  • Krisis
  • Reaksi
  • Koda[2]

2. Teks Deskripsi[sunting | sunting sumber]

Deskripsi sering diartikan sebagai sebuah paragraf, yang mana gagasan pokoknya diungkapkan dengan cara mendeskripsikan sebuah objek, tempat, atau peristiwa yang sedang menjadi topik hangat kepada para pembaca secara rinci.

Ciri-ciri teks deskripsi:

  • Menggunakan kata rujukan yang menunjukkan adanya keterkaitan
  • Menggunakan konjungsi yang berfungsi untuk menambah deskripsi atau gambaran suatu hal, misalnya konjungsi dan, tetapi, dan sehingga.

Struktur teks deskripsi[sunting | sunting sumber]

  • Identifikasi
  • Klasifikasi
  • Deskripsi bagian.[4] Deskripsi bagian atau deskripsi khusus berisi penjelasan yang lebih spesifik atau pengklasifikasian suatu objek yang dideskripsikan.

3. Teks Editorial[sunting | sunting sumber]

Editorial merupakan salah satu teks yang dapat kita jumpai pada koran ataupun majalah. Umumnya teks ini sering diartikan sebagai ungkapan wawasan atau ide terhadap suatu hal yang mewakili koran atau majalah tersebut. Teks editorial adalah suatu paragraf yang berisi pikiran atau pendapat pribadi seseorang tentang suatu isu atau masalah aktual. Pendapat dapat berupa saran kritik tanggapan harapan atau ajakan.

Secara umum, Teks Editorial juga biasanya disebut sebagai tajuk rencana.

Struktur teks editorial[sunting | sunting sumber]

  1. Pernyataan pendapat atau tesis. Pernyataan pendapat berisi topik suatu hal yang akan dibahas.
  2. Argumentasi atau pernyataan umum. Argumentasi adalah kalimat pendukung untuk memperkuat opini yang akan disampaikan. Argumentasi biasanya bersifat fakta-fakta tentang suatu hal yang dibahas dengan tujuan menunjukkan objektivitas opini tersebut.
  3. Reiterasi atau penegasan ulang suatu pendapat.[5] Penegasan/pernyataan ulang bertujuan untuk menegaskan kembali pendapat penulis tentang masalah yang dibahas.

4. Teks Diskusi[sunting | sunting sumber]

Diskusi merupakan salah satu jenis teks yang mana didalamnya berisikan sebuah tinjauan terhadap suatu isu yang berasal dari dua sudut pandang yang berbeda.

Dua sudut pandang tersebut yaitu sisi yang mendukung isu serta sisi yang menentang isu tersebut. Teks diskusi juga sering disebut sebagai teks Argumentasi Dua Sisi.

Struktur teks diskusi[sunting | sunting sumber]

  • Isu.
  • Argumentasi yang mendukung.
  • Argumentasi yang menentang.
  • Kesimpulan atau rekomendasi.[6]

5. Teks Eksplanasi[sunting | sunting sumber]

Eksplanasi merupakan sebuah teks yang mana didalamnya berisikan tentang penjelasan mengenai sebab akibat dan juga proses yang berkaitan dengan fenomena alam ataupun sosial yang terjadi.

Teks ini dibuat semata-mata dengan harapan agar para pembaca bisa mengambil pelajaran dari hal-hal yang terjadi.

Struktur teks eksplanasi[sunting | sunting sumber]

  • Pernyataan secara umum.
  • Urutan Sebab dan juga Akibat.
  • Interpretasi.[7]

6. Teks Eksemplum[sunting | sunting sumber]

Eksemplum merupakan salah satu jenis teks yang didalamnya menceritakan perilaku tokoh yang terjadi pada ceritanya. Teks Eksemplum termasuk kedalam jenis teks rekaan yang mana didalamnya berisikan insiden yang menurut partisipannya tidak harus terjadi.

Struktur teks eksemplum[sunting | sunting sumber]

  • Abstraksi.